Kutikam belati pada setiap
doa sebab kata yang keluar hanyalah ilusi
menampikkan air dari setiap hujan yang menetes pada kolong langit
melarung kelam dalam setiap hela nafas.
hingga sebuah puisi pun tak terbentuk pecah,retak dan sayu
dalam diam pun aku bertanya "ada apa sayang?"
belum cukupkah darah yang mengalir dari tiaptiap sudut jantung ini? "
aku selalu ada pada setiap sayap-sayap patahmu
dan pada setiap derai air matamu
aku selalu ada pada setiap kata yang kau ucap
dan pada setiap janji yang kau ingkari
aku selalu ada pada setiap amarahmu
dan pada setiap hambar tawamu...
aku ada untuk menjadi patrick star atau tukul arwana
yang akan membuatmu tertawa
dikala kehidupan sudah mulai tidak berpihak
aku akan terus ada...
walau setiap detik sejuta pedang menusuk hati
aku ada....
Jika apa yang kuinginkan tidak kau rasakan...
maka jadikanlah aku tiada !
menampikkan air dari setiap hujan yang menetes pada kolong langit
melarung kelam dalam setiap hela nafas.
hingga sebuah puisi pun tak terbentuk pecah,retak dan sayu
dalam diam pun aku bertanya "ada apa sayang?"
belum cukupkah darah yang mengalir dari tiaptiap sudut jantung ini? "
aku selalu ada pada setiap sayap-sayap patahmu
dan pada setiap derai air matamu
aku selalu ada pada setiap kata yang kau ucap
dan pada setiap janji yang kau ingkari
aku selalu ada pada setiap amarahmu
dan pada setiap hambar tawamu...
aku ada untuk menjadi patrick star atau tukul arwana
yang akan membuatmu tertawa
dikala kehidupan sudah mulai tidak berpihak
aku akan terus ada...
walau setiap detik sejuta pedang menusuk hati
aku ada....
Jika apa yang kuinginkan tidak kau rasakan...
maka jadikanlah aku tiada !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar